LỊCH SỬ SỨC KHOẺ

Khám phá quá trình tiến hoá của các bệnh truyền nhiễm và của vắc-xin, và vai trò của Lifebuoy trong công tác phòng chống vi khuẩn.

Sejarah Kesehatan
Lifebuoy Total 10 Sabun Batang

XÀ PHÒNG LIFEBUOY BẢO VỆ VƯỢT TRỘI 10

Xà phòng Lifebuoy Bảo vệ vượt trội 10 chứa Active5 - thành phần được cấp bằng sáng chế của Lifebuoy. Xà phòng Lifebuoy tạo ra lớp bọt mịn, giúp bạn luôn sạch sẽ và tươi mới với công thức chăm sóc da hiện đại

Edward Jenner, Sang Pelopor Vaksinasi
2000

CÁC MỤC TIÊU PHÁT TRIỂN THIÊN NIÊN KỶ

Vào năm 2000, 189 quốc gia cam kết giảm tỷ lệ nghèo đói và nâng cao chất lượng đời sống của hàng triệu người cho đến năm 2015. Chiến dịch ‘Bàn tay sạch’ của Lifebuoy đã có đóng góp to lớn vào mục tiêu giảm 2/3 số ca tử vong trẻ em dưới 5 tuổi và ngăn chặn bệnh dịch.

Humphry Davy menemukan gas tertawa untuk meredakan rasa sakit
2005

LIFEBUOY ĐƯỢC TRAO GIẢI THƯỞNG ‘CITIZEN BRAND’

Vào năm 2005, Lifebuoy được trao giải thưởng ‘Citizen Brand’ tại Indonesia để công nhận đóng góp của hãng trong việc giáo dục vệ sinh trong những năm qua, bao gồm các dự án sức khoẻ cộng đồng hợp tác với UNICEF và Hiệp hội Bác sĩ Indonesia (IDA)."

Ignaz Semmelweis menyadari pentingnya mencuci tangan
2007

LIFEBUOY BẮT ĐẦU TRIỂN KHAI NGHIÊN CỨU LÂM SÀNG TRÊN THỰC TẾ

Lifebuoy đã hợp tác với 2000 gia đình tại Mumbai trong cuộc nghiên cứu lâm sàng thực tế lớn nhất của Unilever để cải thiện vệ sinh và sức khoẻ của các hộ gia đình. Một nửa số các gia đình này được trang bị xà phòng Lifebuoy và được giáo dục thường xuyên về vấn đề vệ sinh và rửa tay bằng xà phòng theo cách của Lifebuoy. Vào cuối giai đoạn nghiên cứu, số trẻ em 5 tuổi bị tiêu chảy đã giảm 25%.

Emil von Behring menemukan anti racun yang ia gunakan untuk mengembangkan vaksin difteri dan tetanus
2008

NGÀY THẾ GIỚI RỬA TAY VỚI XÀ PHÒNG ĐẦU TIÊN ĐƯỢC TỔ CHỨC TẠI HƠN 75 QUỐC GIA VÀ 23 THỊ TRƯỜNG CỦA LIFEBUOY

Lifebuoy là một trong những tổ chức đầu tiên tổ chức Ngày Thế giới Rửa tay với Xà phòng đầu tiên, hợp tác với các đối tác để giáo dục và khuyến khích trẻ em xây dựng thói quen rửa tay có lợi cho sức khoẻ.

William Hesketh Lever meluncurkan Lifebuoy di Inggris sebagai Sabun Antikuman Kerajaan
2012

ẤN ĐỘ TỔ CHỨC KỶ NIỆM MỘT NĂM KHÔNG CÓ BỆNH BẠI LIỆT

Hơn 1 triệu tình nguyện viên đã hỗ trợ chiến dịch tiêm vắc-xin diện rộng và giảm số trường hợp mắc bệnh bại liệt từ 741 ca vào năm 2009 đến ca cuối cùng được báo cáo vào đầu năm 2011. Thành quả đáng khâm phục này đã đưa Ấn Độ ra khỏi danh sách các nước có người dân bị bệnh bại liệt.

Sabun Kesehatan Lifebuoy Lever

Sabun Kesehatan Lifebuoy Lever

Selama Perang Dunia 1 Lifebuoy menganjurkan mereka yang tidak bertempur untuk mengirim sabun Lifebuoy kepada para tentara untuk membantu menjaga kesehatan, higienis dan mampu melayani dengan baik.

Felix Hoffman menemukan Aspirin
1897

Felix Hoffman menemukan Aspirin

Saat itu Hoffmann sedang meneliti sesuatu untuk meringankan arthritis ayahnya. Ia mempelajari penelitian yang dilakukan oleh ahli kimia asal Prancis Charles Gergardt dan kemudian menciptakan apa yang sekarang kita kenal sebagai aspirin.

Sabun Lifebuoy dikirim ke tentara selama Perang Dunia I
1914

Sabun Lifebuoy dikirim ke tentara selama Perang Dunia I

Selama Perang Dunia I perusahaan yang memproduksi sabun lifebuoy mengajak mereka yang tidak berjuang di bagian depan untuk mengirim sabun Lifebuoy untuk tentara agar mereka tetap sehat, higienis dan mampu memberikan yang terbaik ketika berjuang. Melalui peran dalam menjaga kesehatan tentara ini Lifebuoy menjadi bagian dari perjuangan pahlawan nasional.

Ibu sebagai Dokter Kesehatan
1921

Ibu sebagai Dokter Kesehatan

Kampanye di AS menampilkan karakter baru untuk Lifebuoy, Ibu sebagai Dokter Kesehatan. Hal ini menarik minat para wanita untuk menjadi teladan Lifebuoy yang peduli pada perawatan, kesehatan dan kebahagiaan dari masa depan anak-anaknya. Ide ibu sebagai pelindung kesehatan keluarga sampai saat ini terus menjadi tema abadi untuk Lifebuoy.

Kampanye untuk melawan bau badan diluncurkan
1930

Kampanye untuk melawan bau badan diluncurkan

Orang menjadi semakin tertarik dengan produk untuk meningkatkan kepercayaan diri sehingga Lifebuoy mengembangkan kampanye yang berfokus tidak hanya pada memerangi kuman dan menjaga kebersihan, namun untuk mencegah 'bau badan' – pertama dalam bahasa inggris muncul istilah "BO“ (Body Odour).

Mengajarkan Caranya Lifebuoy
1930an

Mengajarkan Caranya Lifebuoy

Lifebuoy memulai program pendidikan yang menarik di sekolah-sekolah yang menunjukkan anak-anak tentang pentingnya mencuci tangan pada beberapa waktu penting, termasuk sebelum makan.

Lifebuoy menyediakan fasilitas darurat untuk mandi di Inggris selama Perang Dunia II
1939

Lifebuoy menyediakan fasilitas darurat untuk mandi di Inggris selama Perang Dunia II

Ketika pecah Perang Dunia II, Lifebuoy mengirimkan mobil van yang bertuliskan merek Lifebuoy ke beberapa daerah yang paling parah di Inggris, dilengkapi dengan shower air panas, handuk dan sabun untuk penduduk yang tidak lagi memiliki akses ke fasilitas dasar, seperti tempat untuk mandi.

Vaksin pertama untuk influenza ditemukan
1945

Vaksin pertama untuk influenza ditemukan

Setelah penelitian puluhan tahun, vaksin flu pertama diuji dalam imunisasi massal angkatan darat AS. Vaksin itu terbukti sukses. Personil angkatan darat sebagian besar lebih kebal terhadap virus flu dibandingkan dengan personil Angkatan Laut yang tidak divaksinasi cukup sering menderita infeksi flu.

Lifebuoy Merah Sabun Mandi

Lifebuoy Merah Sabun Mandi

Sabun The Red Lifebuoy (85), yang kami jual, melewati banyak variasi sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1933.

Terlihat bagus - wangi
1950s

Terlihat bagus - wangi

Pada akhir tahun 1950-an, wangi sabun yang baru telah memasuki pasar, mengincar konsumen yang ingin menghilangkan bau badannya. Untuk menarik konsumen perempuan, yang tidak suka dengan bau karbol Lifebuoy, Lifebuoy memperkenalkan bahan baru, Puralin, dan mengubah sabun menjadi lebih lembut, dan lebih memiliki warna yang feminin.

Ditemukan pengobatan untuk mencegah jutaan kematian akibat diare
1960

Ditemukan pengobatan untuk mencegah jutaan kematian akibat diare

Seorang ahli bio-kimia, Kellogg Crane, menemukan bagaimana garam dan gula yang diserap oleh tubuh yang mengarah pada pengembangan terapi rehidrasi oral (ORT). ORT mengembalikan hilangnya air dan garam yang disebabkan oleh diare dan telah menyelamatkan jutaan nyawa sejak penemuan tersebut.

MRSA ditemukan di Inggris
1961

MRSA ditemukan di Inggris

MRSA yang pertama ditemukan ‘adalah superbug' - yang telah berkembang kebal terhadap antibiotik sehingga sangat sulit untuk mengobatinya. Banyak antibiotik dicoba untuk melawan MRSA dalam beberapa pengujian, namun tetap mencuci tangan adalah inti dari pencegahan.

Pembersih tangan ditemukan
1966

Pembersih tangan ditemukan

Perawat yang masih dalam pelatihan bernama Hernandez menemukan alkohol yang berbetuk gel merupakan pembersih yang cepat dalam membunuh kuman dan bakteri. Awalnya diciptakan untuk digunakan di rumah sakit, sekarang bisa digunakan di mana-mana.

Lifebuoy ditambah mint
1966

Lifebuoy ditambah mint

Lifebuoy Mint Refresher diperkenalkan untuk membantu merek menjadi lebih modern dan mengeksplorasi produk baru dengan rasa yang segar dan dingin.

WHO menyatakan cacar harus diberantas
1979

WHO menyatakan cacar harus diberantas

Bukti pertama adanya penyakit cacar adalah dari tubuh mumi Rameses V. Penyakit ini sudah membunuh lebih dari 300 juta jiwa pada abad terakhir, tetapi dengan kampanye vaksinasi yang dilakukan sepanjang abad ke-19 dan ke-20 akhirnya mampu memberantas penyakit tersebut.

Lifebuoy Total 10 Sabun Batang

Lifebuoy Total 10 Sabun Batang

Sabun batang Lifebuoy Total 10 mengandung bahan yang dipatenkan Lifebuoy, ActivSilver Formula. Busa dan krim dari sabun Lifebuoy Bar membuat Anda bersih dan segar sementara formulasi canggihnya bantu menjaga kulit Anda.

Tujuan Pembangunan di era Milenium
2000

Tujuan Pembangunan di era Milenium

Pada tahun 2000, 189 negara berjanji untuk berusaha mengurangi kemiskinan dan meningkatkan taraf kehidupan jutaan orang sampai tahun 2015. Kampanye 'Tangan Bersih‘ oleh Lifebuoy telah berkontribusi dalam tujuannya untuk mengurangi jumlah kematian anak di bawah usia lima tahun sampai dua pertiga dan juga mencegah penyakit.

Lifebuoy dianugerahi penghargaan 'Citizen Brand’
2005

Lifebuoy dianugerahi penghargaan 'Citizen Brand’

Pada tahun 2005 Lifebuoy dianugerahi sebuah penghargaan bernama 'Citizen Brand' di Indonesia sebagai pengakuan atas semua kontribusi Lifebuoy dalam pendidikan kesehatan yang sudah bertahun-tahun dilakukan, termasuk proyek-proyek kesehatan masyarakat yang bekerjasama dengan UNICEF dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Lifebuoy mulai melaksanakan uji klinis di kehidupan nyata
2007

Lifebuoy mulai melaksanakan uji klinis di kehidupan nyata

Lifebuoy bekerja sama dengan 2000 keluarga di Mumbai melakukan uji klinis Unilever terbesar di kehidupan nyata untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan keluarga. Mereka diberi sabun Lifebuoy dan juga diberikan pendidikan tentang ‘Cara Lifebuoy‘ dalam kebersihan dan mencuci tangan. Pada akhir uji klinis, angka anak-anak yang menderita diare mampu diturunkan sampai 25%.

Hari Cuci Tangan Sedunia pertama diselenggarakan di lebih dari 75 negara dan 23 pasar Lifebuoy
2008

Hari Cuci Tangan Sedunia pertama diselenggarakan di lebih dari 75 negara dan 23 pasar Lifebuoy

Lifebuoy adalah salah satu kekuatan yang sangat mendukung Hari Cuci Tangan pertama di dunia, bekerjasama dengan mitra-mitranya untuk mendidik dan menginspirasi anak-anak untuk membiasakan menjaga kebersihan tangan.

India merayakan satu tahun bebas Polio
2012

India merayakan satu tahun bebas Polio

Lebih dari satu juta relawan membantu dalam kampanye vaksinasi secara massal dan mengurangi jumlah kasus polio dari 741 pada tahun 2009 sampai pada awal tahun 2011. Ini prestasi luar biasa dimana India telah dihapus dari daftar negara endemik polio.